Innalillahi
wainna ilaihi raajiuun.
Belum
juga mendung duka umat Islam memudar setelah wafatnya Ketua MUI, KH Sahal
Mahfudz, kini umat Islam kembali ditinggal oleh salah satu tokoh kebanggaannya
yaitu Simbah KH Ahmad Basyir atau yang lebih dikenal dengan panggilan Mbah
Basyir Jekulo. Ulama kharismatik yang juga Pengasuh Pesantren Darul Falah
Jekulo, Kudus , Jawa Tengah ini wafat pada
hari Selasa (18/3),
pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Islam Kudus.
Masih hangat dalam ingatan saya tatkala sowan
ke rumah beliau untuk meminta do’a sekaligus ijazah dala’ilul Qur’an
ketika saya masih sekolah dan nyantri di Mranggen. Meski terhitung hanya dua
kali sowan pada beliau, namun karisma dan sikap tawadlu beliau senantiasa
terkenang dan menjadi suri tauladan bagi saya dalam menjalani lika-liku
kehidupan.
Satu moment yang masih saya ingat adalah
tatkala beliau menyampaikan nasihat tentang bagaimana seharusnya umat Islam
bersikap. Beliau mengatakan betapa bodohnya umat Islam yang punya dalil tapi
tidak dapat mengamalkannya. Sebagai contoh anjuran Nabi agar kita membiasakan
bangun di pagi hari dan memulai aktifitas lebih awal sebagaimana hadish yang
diriwayatkan oleh ‘A’ishah R.Ah. bahwasanya beliau mendengar Rasulullah
bersabda:
" بَاكِرُوا طَلَبَ الرِّزْقِ وَالْحَوَائِجِ ؛ فَإِنَّ الْغُدُوَّ
بَرَكَةٌ وَنَجَاحٌ "
Namun pada kenyataannya, sangat sedikit umat Islam
yang bersegera untuk bangun pagi dan memulai aktifitasanya. Petuah Rasul
tersebut justru dijalankan oleh orang-orang cina yang notabene bukan beragama
Islam.
Mbah Basyir mencontohkan bahwa saat beliau masih muda,
sering melihat tetangganya yang keturunan Cina mengayuh sepeda yang penuh
bermuatan tahu ke pasar sewaktu beliau hendak pergi ke Masjid untuk Jama’ah
Sholat Shubuh, di saat tetangga-tetanggga yang lain masih terlelap tidur.
Aktifitas itu dilakukannya secara istiqomah sampai ia akhirnya menjadi pedagang
sukses yang kaya raya. Kalau Orang Cina yang non Muslim saja mendapatkan
berkahnya bangun pagi, apalagi kita yang Muslim, pasti akan lebih berkah lagi
apabila berkenan untuk bangun pagi dan memulai aktifitas lebih awal.
Ya, begitulah Mbah Basyir, beliau lebih suka memberi nasehat
dengan realitas yang ada, daripada harus mengeluarkan ribuan dalil. Sikap
beliau yang tawadlu dan menghormati tamu siapapun yang menemuinya, sangat cukup
untuk menjadikan beliau sebagai guru yang patut untuk digugu dan ditiru.
Kehidupan beliau yang sederhana pun menyiratkan betapa beliau adalah sosok yang
benar-benar meneladani peri kehidupan Rasulullah.
Kini, beliau telah tiada, namun namanya tetap harum
semerbak di mayapada.
Selamat jalan Mbah Basyir, semoga setiap untaian kata
yang engkau ucapkan, setiap tindakan nyata yang engkau contohkan, setiap do’a
yang engkau panjatkan, berbuah kebaikan bagi seluruh umat Islam.
اللهم اغفرله وارحمه
وعافه واعف عنه وأكرم نُزُله. ووسع مُدخله. واغسله بالماء والثلج والبرد ، ونقه من
الخطايا كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس ، وأبدله داراً خيراً من داره ، وأهلاً
خيراً من أهله وزوجاً خيراً من زوجه وأدخله الجنة وأعذه من عذاب القبر ومن عذاب
النار
#Nur Kholis Masjid#

Tidak ada komentar:
Posting Komentar